Depok, Suaranusantara.co — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Gerakan Pengawalan Masyarakat (GPM) Kota Depok berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang digelar di bulan suci Ramadhan ini menjadi momentum silaturahmi antara tokoh masyarakat Aceh yang berdomisili di Depok dengan para pemuka agama di wilayah Cimanggis.
Acara tersebut diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa keagamaan dan sosial, mulai dari santunan anak yatim, buka puasa bersama, hingga sholat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Suasana kebersamaan terasa kuat karena kegiatan ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang silaturahmi.
Ketua pelaksana kegiatan, Fiqih Hardana, mengatakan bahwa acara ini memang dirancang sebagai ajang mempererat hubungan antar tokoh masyarakat di Kota Depok.
“Kami mengundang tokoh masyarakat Aceh yang berada di wilayah Depok serta para pemuka agama di Cimanggis sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi. GPM ingin menjadi ruang yang menyatukan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan kebersamaan di bulan Ramadhan,” ujar Fiqih.
Menurutnya, kehadiran para tokoh masyarakat dan pemuka agama sangat penting dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum GPM, Yusnizar atau yang akrab disapa Bunda Yusnizar, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi wadah yang mempersatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Melalui kegiatan seperti santunan anak yatim, buka puasa bersama, dan sholat berjamaah, kita bisa memperkuat nilai persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wilayah Cimanggis, Raja Pandawa, menilai kegiatan yang mempertemukan tokoh masyarakat dan pemuka agama memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Kegiatan seperti ini mengingatkan kita bahwa persatuan dan kepedulian sosial adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujarnya.
Melalui momentum HUT ke-2 ini, GPM berharap kebersamaan antara tokoh masyarakat, pemuka agama, dan berbagai elemen masyarakat di Depok dapat terus terjalin dengan baik serta menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis.










































































