Ruteng, suaranusantara.co – Tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Manggarai Tahun 2026 resmi berakhir. Berlangsung sejak 28 Mei hingga 2 Juni 2026, proses pendaftaran ini dilaksanakan di 44 desa yang tersebar di 11 kecamatan.
Salah satu wilayah yang telah menyelesaikan tahapan ini adalah Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara. Panitia Pilkades setempat melaporkan telah menerima berkas pendaftaran dari lima orang bakal calon kepala desa.
Dari kelima kontestan, figur Rikardus Ngaca atau yang akrab disapa Ricky Morgan menjadi salah satu yang menarik perhatian publik. Ricky yang selama ini berdomisili di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, hadir langsung menyerahkan berkas pendaftarannya pada Jumat (29/5/2026).
Meski lama merantau, Ricky menegaskan bahwa keputusannya maju dalam Pilkades Golo Langkok bukanlah langkah spontan, melainkan komitmen jangka panjang untuk membangun kampung halaman.
“Keikutsertaan saya dalam Pilkades ini merupakan panggilan nurani untuk berkontribusi membangun Desa Golo Langkok menjadi lebih maju dan sejahtera. Ini bukan keputusan sesaat, melainkan sebuah niat yang telah lama saya persiapkan,” ujar Ricky saat ditemui usai pendaftaran.
Proses pendaftaran tersebut turut dikawal oleh orang tua, perwakilan keluarga, serta sejumlah tokoh adat setempat sebagai bentuk dukungan moral. Ricky pun mengapresiasi seluruh pihak yang membuat proses administrasi ini berjalan lancar.
“Saya sangat bersyukur. Semua proses yang dilalui sejauh ini terasa dimudahkan. Saya percaya ada kuasa Tuhan yang membimbing dan doa para leluhur yang menyertai perjalanan ini,” tambahnya.
Saat ini, seluruh berkas bakal calon tengah memasuki tahapan verifikasi administrasi. Pengumuman resmi mengenai calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya dijadwalkan pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026.
Komitmen Visi dan Program Kerja
Dalam kontestasi ini, Rikardus Ngaca mengusung slogan “Waktunya Berbenah: Jujur, Transparan, Pro Rakyat” dengan semangat “Membina yang Rapuh Menjadi Tangguh: Maju, Kreatif, Berbudaya, dan Berdaya Saing.”
Ia membawa visi utama: “Menjadikan Desa Golo Langkok sebagai Pusat Inovasi dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal.”
Untuk merealisasikan visi tersebut, Ricky merancang sejumlah program prioritas yang berfokus pada
Ekonomi & BUMDes: Pemberdayaan UMKM dan optimalisasi BUMDes melalui unit usaha inovatif (PAUD desa, koperasi, rumah tenun, bengkel, salon/barbershop, pengelolaan air bersih, Pokdarwis, asrama desa, hingga pengelolaan situs sejarah Pahlawan Manggarai, Motang Rua).
Infrastruktur & Layanan Dasar: Pembangunan infrastruktur desa, penyediaan air bersih, serta perluasan akses pendidikan dan kesehatan.
Sosial & Tata Kelola: Pemberian beasiswa bagi keluarga kurang mampu, perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan pemuda, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Ricky menekankan bahwa pembangunan desa yang ideal harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan sinergi antara pemerintah, gereja, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan pelaku usaha.
“Visi dan misi ini merupakan komitmen untuk membangun Desa Golo Langkok secara holistik dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Pasca-penutupan pendaftaran, masyarakat Desa Golo Langkok kini menantikan tahapan Pilkades Serentak 2026 selanjutnya, dengan harapan seluruh proses dapat berjalan demokratis, aman, dan damai.









































































