Suaranusantara.co — Mikael Urus secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Cumbi periode 2026-2034 pada Jumat (29/5/2026) siang.
Mikael tiba di lokasi pendaftaran dengan didampingi istri, keluarga besar, serta puluhan pendukung yang mengenakan pakaian serba putih dan pakaian adat Manggarai.
Ia menyerahkan berkas pendaftaran beserta kelengkapan administrasi lainnya kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cumbi dengan penuh khidmat.
Setelah proses pendaftaran selesai, Mikael Urus memberikan keterangan pers kepada Suara Nusantara. Dengan nada penuh semangat dan harapan, ia menyampaikan visi serta komitmennya jika diberi kepercayaan memimpin Desa Cumbi.
“Saya datang dengan niat yang tulus. Saya berharap Desa Cumbi ke depan menjadi desa yang lebih maju, damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh warganya. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia dan keharmonisan sosial,” ujar Mikael Urus.
Mikael Urus kemudian menjelaskan secara rinci program kerja yang akan ia prioritaskan. Ia mengatakan akan memfokuskan pembangunan infrastruktur desa secara merata, termasuk perbaikan jalan-jalan lingkungan yang rusak, pembuatan drainase yang lebih baik untuk pertanian, serta peningkatan akses air bersih bagi seluruh rumah tangga. Menurutnya, infrastruktur yang baik merupakan fondasi utama kemajuan desa.
Selain itu, ia juga berkomitmen untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan. Mikael berencana memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM, menyediakan bantuan modal usaha yang mudah diakses, serta membantu pemasaran produk-produk unggulan desa agar bisa menembus pasar yang lebih luas dan tidak merugikan petani.

Ia ingin agar setiap warga Desa Cumbi memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarganya.
Di bidang pendidikan dan kesehatan, Mikael Urus menyatakan akan memberikan perhatian khusus. Ia berencana meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak desa melalui bantuan pendampingan terutama yang sudah putus sekolah, serta memperkuat posyandu dan pelayanan kesehatan bagi lansia.
“Anak-anak adalah masa depan desa, sedangkan lansia adalah orang tua kita yang harus kita jaga,” katanya.
Transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama. Mikael berjanji akan menerapkan sistem pengelolaan keuangan desa yang terbuka, dengan laporan rutin yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Ia ingin membangun kepercayaan antara pemerintah desa dan warganya.
Tak lupa, Mikael juga menyoroti program kepemudaan. Ia ingin menciptakan berbagai kegiatan olahraga, pelatihan keterampilan, dan kesempatan kerja bagi generasi muda agar pengangguran dapat ditekan dan potensi anak muda desa dapat berkembang maksimal.
Di akhir keterangannya, Mikael Urus menyampaikan himbauan sekaligus permohonan dukungan kepada seluruh masyarakat Desa Cumbi:
“Saya dengan rendah hati memohon dukungan, doa, dan kepercayaan dari seluruh warga Desa Cumbi. Mari kita bersama-sama membangun desa ini dengan cara yang damai dan penuh integritas. Saya siap mendengar setiap aspirasi dan keluhan masyarakat, serta bekerja dengan sepenuh hati jika diberi amanah. Yang terpenting, mari kita jaga persatuan dan keharmonisan desa kita selama proses Pilkades ini berlangsung. Jangan biarkan perbedaan pilihan memecah belah kita”.
Pendaftaran calon Kepala Desa Cumbi masih dibuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Masyarakat Desa Cumbi diharapkan tetap kondusif dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada saat pemilihan nanti.*










































































