Labuan Bajo, suaranusantara.co – Dalam rangka menghasilkan kinerja perangkat yang mampu mendukung kemajuan desa, Pemerintah kecamatan Lembor menggelar ujian seleksi perangkat desa secara ketat bagi setiap desa yang melakukan pergantian perangkat baru untuk semua desa di Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat.
Ujian seleksi berlangsung di kantor kecamatan Lembor yang diikuti oleh dua orang peserta yang berasal dari desa Wae Wako, kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat Kamis, 28/1/2026.
Pelaksanaan ujian seleksi ini dilakukan satu-satu untuk setiap desa demi mengurangi beban biaya akibat efisiensi yang berlaku secara nasional dan telah menempuh tahapan sesuai mekanisme mulai dari desa sampai di kecamatan.
Pemerintah desa wajib membentuk panitia pendaftaran calon perangkat tingkat desa dan diumumkan secara terbuka kepda seluruh masyarakat, kemudian diikuti dengan pengumpulan berkas.
Setelah semua berkas dinyatakan lengkap maka panitia wajib menyerahkan kepada pemerintah kecamatan untuk diproses lebih lanjut melalui Seksi Pemerintahan Kecamatan Lembor.
Kepala seksi Pemerintahan Kecamatan Lembor, Engelbert F. Karpus menjelaskan bahwa ujian tes untuk perangkat desa Wae Wako hari ini dilaksanakan setelah semua syarat terpenuhi.
“Kami sudah menerima berkas yang diserahkan oleh panitia desa dan telah dilakukan verivikasi. Setelah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat maka pemerintah kecamatan melakukan tes baik tertulis maupun wawancara,” Papar Engelbert
Kata dia pemerintah kecamatan telah melaksanakan tugas dan tanggungjawab sedangkan hasilnya sangat tergantung dari capaian nilai tes untuk menyatakan dia lulus atau tidak.
Soal mekanisme tes, Engelbert menegaskan kami telah melaksanakan sesuai prosedur yang berlaku sebagaimana telah diatur dalam Perda 1 tahun 2016 dan perda 5 tahun 2018 perubahan atas perda 1 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.
Pasalnya masih terdapat beberapa desa di kecamatan Lembor yang belum menyerahkan berkas pergantian perangkatnya
“Masih ada 5 desa di kecamatan lembor yang kekosongan jabatan dari 14 desa, satu kelurahan dan 6 desa persiapan di kecamatan Lembor diantaranya adalah desa Daleng, Desa Poco Rutang, desa Liang Sola dan desa Siru. Kelima desa itu sampai saat ini belum menyerahkan berkas pergantian jabatan yang kosong,” bebernya.
Terkait pelaksanaan ujian ini, Camat Lembor, Raymundus Majar, SP mengatakan dengan pelaksanaan tes tertulis dan wawancara ini diharapkan dapat melaksanakan tugas sesuai tupoksi.
“Supaya pelaksanaan tugas Desa itu diharapkan sesuai yang difungsikan,” tegas Raymundus
Terkait dilakukannya pergantian ini Kepala desa Wae Wako, Tobias Mansur menerangkan bahwa ada alasan mendasar dilakukannya pergantian perangkat di desanya.
“Dusun sebelumnya dijabat oleh Paulus Pandu mengundurkan diri karena alasan gangguan kesehatan lalu desa membentuk panitia pergantian perangkat pada 20 Mei 2025 lalu. Hal ini kami lakukan agar tidak menghambat kinerja perangkat yang lain,” terang Kades yang kerap disapa Tobias itu.
Ketua Panitia seleksi pergantian perangkat desa Wae Wako menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan proses seleksi calon sesuai petunjuk teknis dari kecamatan.
“Mekanisme yang kami lakukan sudah sesuai dengan regulasi atau peraturan dari pihak terkait yaitu Kecamatan pertama kami lakukan adalah pengumuman kedua kami lengkapi semua berkas sesuai petunjuk yang berlaku. Setelah semuanya lengkap lalu kami serahkan kepada pihak setiap Kecamatan, Jelas Muhamad Duan yang sekaligus memangku jabatan sebagai Kasi Pemerintahan desa saat diwawancarai suaranusantara.co, Kamis siang.










































































