Manggarai, suaranusantara.co – Sebanyak 52 desa persiapan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki tahapan krusial dalam proses pembentukan desa definitif. Tim dari Kementerian Desa (Kemendes) Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi PDTT) dijadwalkan melakukan verifikasi faktual secara serentak pada 19–20 Juni 2026.
Agenda verifikasi ini dilakukan untuk menilai kelayakan, kesiapan administrasi, serta tata kelola kelembagaan di setiap desa persiapan sebelum resmi ditetapkan statusnya menjadi desa definitif.
Salah satu wilayah yang tengah bersiap adalah Desa Persiapan Golo Wangko di Kecamatan Rahong Utara. Pemerintah desa, panitia pemekaran, bersama warga setempat menyatakan telah merampungkan berbagai persiapan teknis guna menyambut kedatangan tim verifikasi pada Sabtu (20/6/2026).
Perangkat Desa Persiapan Golo Wangko, Silvester Bahagia Selalu, menjelaskan bahwa proses verifikasi faktual ini akan menitikberatkan pada sejumlah instrumen penilaian utama.
“Verifikasi ini mencakup kesiapan infrastruktur kantor desa, validitas profil desa, hingga kelengkapan seluruh dokumen administrasi pendukung. Ini adalah tahapan penting untuk membuktikan kelayakan kami menuju desa definitif,” ujar Silvester saat memberikan keterangan, Jumat (19/6/2026).
Silvester optimistis seluruh rangkaian proses penilaian akan berjalan lancar. Menurutnya, perubahan status menjadi desa definitif sangat dinantikan warga karena diyakini dapat mengakselerasi pembangunan daerah dan memangkas birokrasi pelayanan publik.
“Dengan status definitif, akses terhadap anggaran negara akan terbuka penuh. Hal ini memberikan ruang yang lebih luas bagi desa untuk mengelola pembangunan secara mandiri, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Secara administrasi, Desa Persiapan Golo Wangko saat ini menaungi dua wilayah dusun, yaitu Dusun Kondong dan Dusun Kotok. Wilayah tersebut tercatat memiliki populasi sebanyak 1.362 jiwa yang terbagi dalam 340 Kepala Keluarga (KK).
Tahapan verifikasi faktual pekan ini menjadi momentum krusial bagi ke-52 desa persiapan di Kabupaten Manggarai untuk membuktikan kesiapan mereka dalam menjalankan roda pemerintahan secara mandiri dan berkelanjutan.










































































