Ngada, suaranusantara.co – Pelaksanaan proyek rehabilitasi Jalan Nasional ruas KM 210–Gako di Kabupaten Ngada mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan para pengguna jalan. Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp17 miliar tersebut dinilai sebagai bukti nyata komitmen pemerintah melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Proyek tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah Propinsi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi mendukung mobilitas masyarakat, keselamatan pengguna jalan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi pekerjaan pada Kamis (18/6), aktivitas rehabilitasi jalan dan drainase berlangsung dengan tertib dan terorganisir. Para pekerja terlihat melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur teknis yang berlaku.
Seluruh pekerja juga tampak menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap, mulai dari helm keselamatan, rompi reflektif, sepatu keselamatan hingga perlengkapan kerja lainnya sebagai bentuk penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Selain pekerjaan badan jalan, rehabilitasi drainase menjadi salah satu fokus utama dalam proyek tersebut. Drainase yang tertata dengan baik dinilai sangat penting untuk menjaga ketahanan konstruksi jalan dari genangan air yang selama ini menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.
Salah satu warga masyarakat, Tomas, yang ditemui media ini di lokasi pekerjaan, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PPK 3.4 NTT atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan nasional.
“Kami sebagai masyarakat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PPK 3.4 NTT yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan rehabilitasi jalan ini. Kehadiran proyek ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang infrastruktur jalan,” ujar Tomas.
Menurut Tomas, ruas jalan nasional tersebut merupakan akses strategis yang setiap hari digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kontraktor pelaksana, PT Wijaya Graha Prima, yang dipercaya mengerjakan proyek tersebut.
“Kami juga mengapresiasi PT Wijaya Graha Prima yang telah bekerja melaksanakan proyek ini. Dari yang kami lihat di lapangan, pekerjaan dilakukan dengan rapi, pekerja menggunakan perlengkapan keselamatan yang lengkap, dan proses pengerjaannya berjalan dengan baik. Kami berharap hasil pekerjaan ini dapat bertahan lama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, salah satu pengguna jalan yang melintas di lokasi pekerjaan juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas rehabilitasi jalan dan drainase yang sedang dikerjakan. Menurutnya, keberadaan drainase yang baik akan sangat membantu menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak.
“Sebagai pengguna jalan, kami sangat berterima kasih kepada PPK 3.4 NTT dan kontraktor pelaksana yang telah melakukan rehabilitasi jalan dan drainase ini. Selama ini, ketika musim hujan, air sering menggenangi badan jalan dan menyebabkan kerusakan serta munculnya lubang-lubang yang mengganggu perjalanan. Dengan adanya perbaikan drainase dan jalan seperti sekarang, kami berharap perjalanan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman tanpa hambatan akibat jalan berlubang,” ungkapnya.
Menurut pengguna jalan tersebut, kondisi jalan yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama bagi para pengendara yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
“Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Ketika kondisi jalan baik, waktu tempuh menjadi lebih singkat, kendaraan tidak cepat rusak, dan aktivitas ekonomi masyarakat juga menjadi lebih lancar. Karena itu kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap ruas jalan ini,” tambahnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Dinus, yang secara khusus memberikan penghargaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada PPK 3.4 NTT dalam mengawal proyek tersebut.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR Republik Indonesia yang telah memilih dan mempercayakan PPK 3.4 NTT untuk menangani pekerjaan ini. Dari yang kami lihat, PPK sangat aktif turun ke lapangan untuk memantau perkembangan pekerjaan dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Kehadiran langsung PPK memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa pekerjaan ini benar-benar diawasi dengan baik,” ujar Dinus.
Lebih lanjut, Dinus mengatakan bahwa pengawasan yang aktif merupakan salah satu faktor penting dalam menjamin mutu pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh negara.
“Kami berharap pola kerja seperti ini terus dipertahankan. Ketika pengawasan dilakukan secara maksimal, masyarakat juga merasa yakin bahwa hasil pekerjaan akan berkualitas dan dapat dinikmati dalam jangka panjang,” katanya.
Masyarakat berharap proyek rehabilitasi jalan dan drainase tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Selain meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ngada dan wilayah sekitarnya.
Di akhir keterangannya, para warga dan pengguna jalan kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada PPK 3.4 NTT, Kementerian PUPR RI, dan PT Wijaya Graha Prima atas pelaksanaan proyek rehabilitasi Jalan Nasional KM 210–Gako yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap pekerjaan ini berjalan lancar hingga selesai dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu yang lama. Terima kasih kepada PPK 3.4 NTT dan seluruh pihak yang terlibat karena telah menghadirkan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tutup mereka.(**)










































































