Labuan Bajo, suaranusantara.co — Niat hati ingin jadi pahlawan ketertiban jalan raya, dua anggota Polres Manggarai Barat justru harus “mencium” dinginnya aspal jalanan. Nasib apes ini menimpa mereka usai berurusan dengan seorang pria yang diduga kuat sedang dinaungi “roh halus” alias mabuk berat di kawasan Lampu Lalu Lintas Langka Kabe, Kelurahan Wae Kelambu, Selasa (18/8/2026) malam.
Sesuai pantauan awak media ini, Terlihat seorang anggota polisi berpakaian kasual kaos hitam dan celana pendek, dibuat geregetan melihat sebuah mobil bemo parkir sembarangan tepat di tengah persimpangan isekitar pukul 21.12 WITA.
Tergerak oleh naluri pengayom masyarakat, sang polisi menghampiri pengemudi untuk memberikan teguran sopan agar kendaraan digeser.
Bukannya menepi dan meminta maaf, sang pengemudi setengah baya yang aroma mulutnya semerbak bau alkohol malah menyambut teguran itu dengan tantangan bernada kasar.
”Kau aparatkah? Kau dari mana?” cecar pria tersebut sambil menatap sang polisi yang mengaku berasal dari Ende.
Meski sempat memindahkan mobilnya sejauh 100 meter ke arah Wae Mata, sang pemabuk tampaknya belum puas. Ia kembali berjalan kaki menemu polisi tadi.
Tanpa berlama-lama, duel tak berimbang pun pecah. Sebuah tendangan maut mendarat mulus, sukses membuat sang polisi pertama roboh dan tergeletak manis di atas aspal.
Pantang menyerah, korban bangkit dan memanggil bala bantuan via telepon. Tak berselang lama, rekan polisi kedua yang juga berbusana santai tiba di lokasi.
Niat hati ingin membela kawan, balasan serangan yang dilancarkan justru berbuah bumerang; ia ikut terlempar dan menyusul rekannya mengukur kerasnya jalanan hingga menderita luka di tangan kanan.
Situasi makin dramatis saat bantuan ketiga datang. Anggota polisi berseragam PDL lengkap dengan kaos berlogo Polri dan membawa senjata laras panjang terjun ke arena. Pria mabuk itu langsung dipeluk erat demi meredam keributan yang mulai memancing perhatian warga.
”Hei, jangan cepat tangan! Segera bawa dia ke kantor!” teriak salah satu pengguna jalan di tengah kerumunan massa yang menonton pertunjukan gratis tersebut.
Dua anggota polisi sempat tumbang di aspal sebelum akhirnya memilih menyudahi ketegangan dan pergi mengendarai sepeda motor. Sang pemabuk pun kembali masuk ke mobilnya dan berlalu pergi seolah tak terjadi apa-apa.
Pihak Humas Polres Manggarai Barat saat dikonfirmasi pada Rabu (19/8/2026) menyatakan akan memberikan keterangan resmi mengenai identitas dan kronologi detail usai menyelesaikan agenda pendampingan bencana.










































































