Labuan Bajo, suaranusantara.co – Berangkat dari rasa empati yang mendalam terhadap tantangan yang dihadapi warga, kader Partai Golkar DPC Manggarai Barat sekaligus mantan anggota DPRD, Hendrik Hadirman, hadir memberikan solusi nyata dengan menginisiasi dan membiayai pembukaan akses Jalan Usaha Tani baru menuju sentra pertanian di Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Selama bertahun-tahun, aktivitas pertanian di wilayah persawahan Walang diwarnai dengan perjuangan yang tidak mudah sementara jalan merupakan akses infrastruktur yang menjadi fondasi utama dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat pedesaan, khususnya bagi para petani
Setiap kali musim panen tiba, para petani harus memikul karung-karung hasil panen di atas bahu menyusuri jalur terjal menuju jalan utama. Beban fisik tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga memengaruhi efisiensi waktu serta produktivitas kerja para petani.
Tergerak oleh komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang terkendala minimnya infrastruktur, Hendrik Hadirman mengambil langkah proaktif. Tanpa menunggu alokasi anggaran pemerintah, ia mendedikasikan dana pribadi sebesar Rp50 juta untuk membiayai langsung pembukaan ruas jalan baru sepanjang 700 meter yang menembus kawasan Batu Potang.
”Saya merasa terpanggil melihat perjuangan para petani yang harus memikul hasil panen setiap kali musim tiba. Kita tentu ingin melihat masyarakat terus maju dan terbebas dari kesulitan,” ujar Hendrik saat ditemui di kediamannya di Wae Kesambi, Desa Batu Cermin, Selasa (3/11/2026) malam.
Langkah strategis ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dirintis sejak tahun 2018. Melalui pendekatan persuasif serta dialog kekeluargaan yang sabar bersama para pemilik lahan di sepanjang jalur terkait, perjuangan tersebut membuahkan hasil positif.
Warga pemilik lahan dengan tulus dan antusias menghibahkan sebagian lahan mereka demi kepentingan bersama. Kini, manfaat dari kepedulian tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ruas Jalan Usaha Tani yang sebelumnya hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki kini telah terbuka lebar dan dapat diakses oleh kendaraan pengangkut hasil bumi.
Kehadiran infrastruktur ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para petani setempat. Hendrik Handul, selaku perwakilan dari Kelompok Tani Bina Harapan Walang, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketulusan dan ketanggapdaruratan Hendrik Hadirman dalam merespons kebutuhan mendesak para petani di lapangan.
”Kehadiran jalan ini sangat vital bagi kami para petani sawah. Selama ini, kendala utama kami adalah sulitnya mengangkut hasil panen ke gudang penyimpanan maupun ke perkotaan. Keterbatasan ini seringkali menurunkan produktivitas. Dengan adanya jalan baru ini, para petani kini kembali bersemangat dan bergairah untuk menggarap lahan mereka,” ungkap Hendrik Handul saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa malam.
Kelompok Tani Bina Harapan Walang turut mengapresiasi niat baik dan ketulusan Bapak Hendrik Hadirman yang telah membantu mengatasi tantangan terbesar para petani di Walang.
Mereka meyakini bahwa dengan teratasinya hambatan infrastruktur ini, ketersediaan pangan, sayur-sayuran, serta komoditas pertanian lainnya di Kabupaten Manggarai Barat akan semakin terjaga dan berkembang pesat.
Lebih dari sekadar mempermudah proses logistik hasil panen, pembukaan akses jalan ini diyakini mampu memicu pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.
Para petani kini semakin termotivasi untuk mengoptimalkan lahan, bahkan berencana memperluas pemanfaatannya untuk sektor perkebunan sayur serta pengembangan wilayah di masa depan.
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat, Hendrik Hadirman menyampaikan optimismenya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur tersebut secara bertahap.
”Target utama pembukaan jalan ini adalah agar kendaraan dapat masuk dan mempermudah pengangkutan hasil panen. Ke depan, seiring dengan ketersediaan dukungan yang memadai, kami berencana untuk meningkatkan kualitas infrastruktur ini melalui proses pengerasan jalan,” pungkasnya.
Inisiatif humanis yang ditunjukkan oleh Hendrik Hadirman menjadi teladan inspiratif bahwa kepedulian yang tulus dan tanggap mampu mengubah tantangan berat menjadi peluang nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.









































































