Personel gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), komunitas lingkungan, hingga wisatawan asing melaksanakan aksi pembersihan sampah di kawasan pesisir Waterfront Marina, Labuan Bajo, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80..
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Area Plaza Waterfront Marina pada pukul 07.30 Wita yang dipimpin langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K.
Aksi ini juga dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda dan Pejabat Utama (PJU) Polres Manggarai Barat.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, menyatakan bahwa aksi bersih pantai ini merupakan wujud kepedulian institusinya terhadap kelestarian lingkungan hidup di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo.
”Labuan Bajo adalah halaman depan Indonesia di mata dunia. Menjaga keindahannya bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab kolektif kita bersama. Melalui aksi ini, kami ingin memastikan bahwa menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Manggarai Barat tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif merawat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Christian usai kegiatan, Jumat (26/6).
Ia menambahkan, kolaborasi dengan TNI, Pemda, dan komunitas lokal merupakan kunci utama dalam memelihara kenyamanan para wisatawan di destinasi kelas dunia tersebut.
Pembagian Tiga Zona Kerja
Untuk memaksimalkan pengumpulan sampah, personel gabungan yang terdiri dari Perwira Staf Polres Mabar, Sat Samapta, Brimob Kompi 1 Yon B Pelopor Polda NTT, prajurit Kodim 1612/Manggarai, Pos AL, Pos AU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta relawan lingkungan dibagi ke dalam tiga zona pembersihan.
Zona A (Sektor Pelabuhan & Plaza Utama): Dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Manggarai Barat, berfokus membersihkan sisa sampah plastik di sepanjang koridor Plaza Waterfront dan area dermaga penyeberangan kapal wisata.
Zona B (Sektor Saluran Air / Drainase): Dipimpin oleh Kapolsek Komodo, berfokus mengorek sedimen sampah yang menyumbat aliran air dan selokan di sekitar kawasan komersial.
Zona C (Sektor Pesisir Pantai Bagian Selatan): Dipimpin oleh Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, menyisir garis pantai untuk mengumpulkan sampah plastik terapung dan sampah kiriman yang terbawa arus laut.
Christian juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai atau laut.
Menurutnya, infrastruktur yang disiapkan pemda tidak akan cukup tanpa adanya perubahan perilaku masyarakat.
Partisipasi Wisatawan Asing dan Hasil Pengumpulan Sampah
Aksi ini juga menarik perhatian beberapa wisatawan mancanegara yang sedang berada di lokasi.
Salah satunya adalah Benjamin (40), wisatawan asal Jerman, yang secara spontan ikut membantu memungut sampah di area pantai.
”Sangat bagus melihat polisi, tentara, dan masyarakat lokal bekerja bersama-sama membersihkan tempat ini. Kami sangat mencintai Labuan Bajo dan senang bisa memberikan kontribusi kecil pagi ini untuk menjaga tempat ini tetap bersih,” kata Benjamin
Hingga kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wita, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 300 kilogram sampah yang didominasi oleh plastik sekali pakai, botol kemasan, kayu lapuk, dan sisa jaring ikan yang rusak.
Seluruh sampah tersebut langsung diangkut menggunakan armada truk kebersihan milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Warloka untuk diproses lebih lanjut
Kegiatan kolaboratif ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Andriansyah (35), salah seorang warga, menilai aksi ini memberikan dampak edukasi visual yang kuat bagi masyarakat pesisir, pelaku usaha, dan wisatawan agar lebih konsisten menjaga kebersihan lingkungan.










































































