Labuan Bajo, suaranusantara.co — Ruang kerja Kantor Cabang Pos Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menjadi tempat perkelahian yang melibatkan dua orang pegawai pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut bermula ketika salah seorang pegawai berinisial R diduga berulang kali menantang rekannya A, untuk berduel.
Awalnya, A tidak menghiraukan tantangan tersebut. Namun, R dilaporkan sempat menghalangi Arto yang saat itu hendak pergi mengantarkan paket titipan pelanggan bersama rekannya yang masih menjalankan masa training.
Akibat situasi yang terus memanas, perkelahian di antara keduanya tidak dapat dihindarkan. Dalam insiden tersebut, R (disebut juga sebagai Refan) dilaporkan mengalami luka pada bagian hidung.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diketahui dari seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan dua orang pegawai Kantor Pos Labuan Bajo.
”Saya dengar informasinya bahwa yang berkelahi itu pegawai di Kantor Pos. Nama dua orang itu saya tidak tahu pasti, tetapi ada yang sebut bernama R dan A. Dari kedua nama itu, hanya satu orang yang saya kenal terlibat dalam perkelahian,” ujar informan tersebut kepada awak media, Sabtu sore.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti kronologi maupun akar penyebab dari perselisihan tersebut.
”Saya tidak tahu apa masalahnya, tetapi perkelahian itu terjadi di dalam kantor pos dan ada beberapa orang yang saya lihat menyaksikan kejadian itu,” imbuhnya.
Guna mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak manajemen, awak media mendatangi Kantor Pos Labuan Bajo pada Senin (29/6/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas kantor tampak berjalan normal dan para pegawai sibuk melaksanakan tugas masing-masing.
Petugas keamanan (Security) Kantor Pos Labuan Bajo, Emanuel Tesar K, menyatakan bahwa pimpinan kantor belum dapat diwawancarai karena sedang agenda lain.
”Saya sudah tanya pimpinan tadi, kata dia belum bisa ditemui karena ada pertemuan dengan Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Sebentar saya akan berikan informasi lebih lanjut,” terang Emanuel saat ditemui di halaman kantor, Senin pagi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Kantor Pos Labuan Bajo belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan insiden tersebut maupun status kepegawaian kedua belah pihak.
Awak media masih terus berupaya meminta klarifikasi dari sejumlah pejabat internal yang diduga mengetahui insiden ini.










































































