Siapkan Talenta Digital
Selain Program Literasi Digital Nasional, Kementerian Kominfo juga menyelenggarakan Program Digital Talent Scholarship (DTS). Program itu menyediakan 100.000 beasiswa pelatihan nongelar setiap tahun. Melalui DTS, Kementerian Kominfo memberikan peluang mengasah keterampilan digital tingkat menengah untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi antara lain big data, artificial intelligence, machine learning, cloud computing, cybersecurity, dan pemanfaatan kemajuan teknologi digital lainnya.
Menteri Johnny menyatakan, pelaksanaan program tersebut bekerja sama dengan 93 universitas dan politeknik di 34 provinsi.
“Sedangkan, pengembangan keterampilan digital tingkat lanjutan di lakukan melalui program Digital Leadership Academy (DLA). Yang terbuka bagi 300 pemangku kebijakan sektor publik dan privat setiap taunnya,” ujarnya.
Menkomifo menyatakan guna memastikan kebermanfaatan dan keberlanjutan program-program penguatan SDM digital tersebut, Kementerian Kominfo tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo juga melibatkan startup founders, Kepala Dinas Kominfo, dan para pimpinan sektor digital lainnya.
“Oleh karena itu, kami memohon dukungan dari Bapak Presiden, juga partisipasi aktif dari Bapak/Ibu Menteri, Bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, para Gubernur, para Bupati dan Walikota beserta jajaran, untuk menyukseskan program ini. Ini merupakan suatu program kolaborasi secara horisontal dan secara vertikal, pelibatan ekosistem secara menyeluruh di tingkat nasional kita,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Johnny menyampaikan terima kasih kepada Menteri Keuangan atas dukungan pembiayaan yang di butuhkan. Untuk memastikan kesinambungan program literasi digital, yang akan di langsungkan melalui skema multiyears (tahun jamak) ini.
“Khusus bagi saudara-saudariku, seluruh masyarakat Indonesia, mari bersama-sama memanfaatkan dan mengikuti kelas literasi digital. Yang terbuka luas secara gratis di sepanjang tahun ini dan di tahun-tahun berikutnya,” jelasnya.
Targetkan 50 Juta Masyarakat Terliterasi Digital
Menkominfo menegaskan peluncuran Program LDN selaras dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-113 yang hari ini di peringati.
“Kesatuan kita sebagai bangsa saat ini di tunjukkan dengan semangat dan optimisme saudara-saudariku semua. Yang hadir melalui aplikasi zoom. Hari ini kita telah mencetak sejarah sebagai salah satu pertemuan daring dan pertemuan dalam jaringan dengan peserta terbanyak,. Di mana setidaknya saya mendapat data terakhir 350.000 partisipan hadir secara virtual,” ujarnya.
Momentum tersebut sebagai titik transformatif, di mana partisipasi masyarakat tidak hanya menandai kebangkitan nasional saja. Tetapi juga menunjukkan kebangkitan era baru, digital nasional Indonesia.
“Kami mohon arahan dan sekaligus perkenan dari Bapak Presiden. Untuk meluncurkan secara resmi program literasi digital nasional “Indonesia Makin Cakap Digital”. Dan untuk mewujudkan Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju,” imbuhnya.
Presiden Joko Widodo melakukan peluncuran Literasi Digital Nasional secara virtual yang di saksikan di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten. Kegiatan ini bukan hanya di siarkan secara langsung di 16 stasiun TV. Tapi juga melalui live streaming akun resmi IG, Tiktok dan YouTube Kemkominfo TV. Dan di hadiri secara virtual oleh sejumlah Menteri dan Pimpinan Tinggi Negara.