Depok, suaranusantara.co – Komunitas Ngaji Jiwa & Sehat mengadakan kegiatan rutin yakni Kajian Sabtu Siang, yang mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yang mengajak masyarakat untuk merenungkan bahwa kualitas hati merupakan fondasi utama dalam setiap amal yang dilakukan.
Mengutip pesan Imam Al-Ghazali, kajian ini mengingatkan bahwa mempelajari penyakit hati merupakan kewajiban karena hati yang sakit dapat merusak amal yang tampak baik. Ikhlas bukan sekadar ucapan, melainkan proses panjang membersihkan hati dari riya’, ujub, keinginan dipuji, hingga kecintaan berlebihan terhadap dunia.
Dalam kajian tersebut, peserta diajak memahami makna ikhlas menurut Al-Qur’an dan pandangan para ulama. Selain itu, akan dibahas mengapa menjaga keikhlasan menjadi salah satu perjuangan terbesar dalam beribadah, sekaligus mengenali tanda-tanda penyakit hati yang sering luput disadari.
Tidak hanya membahas teori, kajian juga akan mengupas cara melatih hati agar tetap ikhlas dalam setiap amal maupun aktivitas sehari-hari. Harapannya, setiap peserta dapat membawa pulang bekal untuk terus bermuhasabah dan memperbaiki diri, bukan hanya memperbanyak amalan secara lahiriah.
Kajian disampaikan oleh Bambang M., M.Kom, Spiritual Life Mentor, pada Sabtu (04/07) mulai pukul 14.00, bertempat di wilayah Tugu, Cimanggis, Kota Depok. Kajian ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Sebagai bentuk kebersamaan, panitia menyediakan minuman teh bunga telang, serta makan siang. Bagi yang ingin berbagi rezeki, tersedia pula kesempatan untuk memberikan infak secara sukarela. Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar sekaligus tempat menata hati di tengah kesibukan kehidupan. Masyarakat yang ingin mengikuti kajian dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp di +62 812-8427-5044.










































































